LAPORAN
KEGIATAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI
(PRAKERIN)
![]() |
Di Susun Untuk
Memenuhi Salah Satu Tugas Akhir
Praktek Kerja
Industri
Di susun oleh:
Wati Rahmawati
UPTD SMK NEGERI 1 KADIPATEN
(Kelas Jauh
Malausma)
Jln. Kartabaraja
No.1 Malausma-Majalengka 45464
LEMBAR
PENGESAHAN
LAPORAN KERJA
PRAKTEK INDUSTRI
DI KANTOR
PELAYANAN PAJAK PRATAMA TASIKMALAYA
Pembimbing
I Pembimbing
II
Kantor Pelayanan Pajak Tasikmalaya SMKN I Kadipaten
Sukatma Kamaludin Ependi
NIP. 060061167
Kepala
Pimpinan Kepala
Sekolah
Pelayanan Pajak Pratana Tasikmalaya
SMKN 1 Kadipaten Majalengka
A, Furkon, S.E.M.Si H. Dede
Suparman, M.Pd.
NIP. 19561001 198003 1 002 NIP. 19511011 198303 1 002
KATA
PENGANTAR
Dengan segala puji dan
syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, Shalawat beserta salam marilah
kita sampaikan kepada baginda alam Nabi Muhammad SAW, yang telah menuntun
umatnya kejalan yang di ridhoi Allah SWT.
Alhamdulilah penulis
dapat menyelesaikan “LAPORAN KEGIATAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI (PRAKERIN)” dengan
sebaik-baiknya tepat pada waktunya.
Dukungan selalu penulis
dapatkan selama mengerjakan laporan ini. Maka penulisnya ingin mengucapkan
terima kasih kepada:
1. Kepada
sekolah SMKN I Kadipaten Bpk H. Dede Suparman M.Pd.
2. Pembibing
selama PRAKERIN
3. Orang
tua, dan
4. Teman-teman
yang telah membantu.
Atas dukungannya yang
diberikan kepada penulis sehingga penulis dapat menyelesaikan laporan ini.
Penulis menyadari bahwa
laporan ini jauh dari kata sempurna, maka dari itu penulis mohon kritik dan
sarannya untuk memperbaiki laporan ini.
Atas kritik dan
sarannya yang telah diberikan penulis mengucapkan terima kasih.
Tasikmalaya, Oktober 2011
penulis
DAFTAR
ISI
LEMBAR
PENGESAHAN................................................................................. ii
KATA
PENGANTAR......................................................................................... iii
DAFTAR
ISI......................................................................................................... iv
BAB
I PENDAHULUAN................................................................................ 1
1.1
Latar Belakang................................................................................. 1
1.2 Tujuan............................................................................................... 1
1.3 Sasaran............................................................................................. 2
1.4 Informasi.......................................................................................... 2
BAB
II GAMBARAN TEMPAT PRAKERIN.............................................. 3
2.1
Profil KPP Pratama Tasikmlaya....................................................... 3
2.2 Susunan Kepala Kantor KPP
Tasikmalaya...................................... 4
BAB
III KEDUDUKAN, TUGAS POKOK, FUNGSI,
SUSUNAN
ORGANISASI, DAN URAIAN TUGAS
KPP TASIK
3.1
Kedudukan....................................................................................... 5
3.2 Tugas Pokok..................................................................................... 6
3.3
Fungsi............................................................................................... 7
3.4
Susunan Organisasi dan Uraian Tugas KPP
Tasikmalaya................ 8
3.5
Struktur Organisasi KPP Pratama Tasikmalaya............................... 9
BAB
IV PELAKSANAAN PRAKTEK KERJA INDUSTRI........................ 12
3.6
Tujuan Pelaksanaan Praktek Kerja
Industri..................................... 12
3.7 Hasil
Pelaksanaan
Praktek Kerja Industri........................................ 12
3.8
Waktu Pelaksanaan Praktek Kerja Industri...................................... 13
3.9
Proses Kegiatan Praktek Kerja Industri........................................... 13
BAB
V KEGIATAN YANG DI LAKSANAKAN SELAMA
PRAKERIN.. 15
BAB
VI KESIMPULAN, SARAN, DAN PENUTUP.................................... 19
6.1 Kesimpulan....................................................................................... 19
6.2 Saran................................................................................................. 19
6.3 Penutup............................................................................................ 20
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Praktek kerja
Industri (prakerin) merupakan suatu kewajiban yang harus di laksanakan oleh
setiap siswa SMK. Praktek kerja industri (prakerin) biasanya di laksanakan
berkisar antara semester 3 sampai dengan 4. Karena pada semester 5 dan 6, siswa
di sibukan dengan persiapan Tugas Akhir Ujian Sekolah.
Setiap siswa SMK
di tuntut untuk mempunyai keahlian dan sikap kerja setelah lulus sekolah dan
oleh karena itu di adakan suatu program dengan melaksanakan prakerin agar
setiap siswa mempunyai pengalaman dalam dunia usaha.
Dan dalam
pembuatan laopran ini mempunyai latar belakan untuk melaporkan kegiatan selama
kami melaksanakan kegiatan praktek kerja industri (prakerin).
1.2 Tujuan
Semua kegiatan
itu mempunyai tujuan tertentu. Demikian juga dengan lapiran ini yang mempunyai
tujuan sebagai berikut:
1.
Memeuhi tugas sebagai kewajiban siswa
kelas 3 semester 1 SMKN ! Malausma kelas jauh Malausma.
2.
|
1.3 Sasaran
Sasaran dari prakerin
ini adalah :
1.
Siswa
Diperolehnya
pengalaman dalam memahami dunia kerja untuk dijadikan pengetahuan dan bekal
setelah lulus nanti.
2.
Sekolah
Sebagai
bahan evaluasi untuk memonitor kemampuan para siswa dalam mengaplikasikan
kemampuan yang diperoleh di sekolah.
3.
Tempat Prakerin
Terbantunya
pelaksanaan pekerjaan perpajakan sehingga para pegawai KPP Tasikmalaya menjadi
merasa terbantu dalam bekerja.
1.4 Informasi
1.
Anggota Peserta prakerin
|
a) Wati
rahmawati
b) Ega
wati
c) Saebatul
hamdi
d) Sumiati
|
e) Jejeh
siti nurjanah
f) Nuri
anggraeni
g) Diana
maska alpita
|
2.
Tempat dan alamat kantor Direktorat
Jendral pajak.
a) Tempat:
Kantor Pelayanan Pajak Pratama Tasikmalaya
b) Alamat:
Jln. Sutisna Senjaya No. 154 Kota Tasikmalaya 46114.telp (0265)331851,331852.fax
(0265)331852
3.
Waktu Pelaksanaan
Dilaksanakannya
kegiatan prakerin pada semester 5 mulai tanggal 1 Juli 2010 sampai dengan
tanggal 30 September 2011.
4.
Pembimbing
a) Pembimbing
dari sekolah:
-
M Kamaludin Efendi
-
Hidayat S.Pd.
b) Pembibing
dari Kantor Pajak :
-
Irma Novita
-
Sukatma
-
Irfan Budiman
GAMBARAN
TEMPAT PRAKTEK KERJA INDUSTRI
(PRAKERIN)
1.1 Profil KPP Pratama Tasikmalaya
Direktorat
Jenderal Pajak meerupakan salah satu instansi pemerintah di bawah naungan
Departemen Keuangan yang mempunyai tugas penting untuk menghimpun Penerimaan
Negara dari sektor pajak yang merupakan salah satu sumber pembiayaan
pembangunan nasional.
Direktorat
Jenderal Pajak Tasikmalaya di kenal dengan nama Kantor Pelayanan Pajak Pratama
Tasikmalaya yang berada di Jln. Sutisna Senjaya No. 145 kota Tasikmalaya.
Kantor Pelayanan
Pajak (KPP) Tasikmalaya dipecah berdasarkan wilayah kerja menjadi 3 (tiga)
kantor yaitu KPP Pratama Tasikmalaya, KPP Pratama Garut dengan wilayah kerja
Kabupaten Garut dan KPP Pratama Ciamis dengan wilayah kerja Kabupaten Ciamis
dan banjar.
1.2 Susunan/Aturan Kepala Kantor
Pelayanan Pajak Pratama Tasikmalaya
Adapun urutan
Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tasikmalaya adalah sebagai berikut:
1.
Drs. Kanani Tahun 1966 –
1968
2.
|
3.
Drs. Subari Mangkuprawito Tahun 1971 – 1974
4.
Drs. H.M. ishak Ayub Tahun 1974
– 1977
5.
Drs Soemanto Tahun 1977 – 1980
6.
Drs. Noerbasarota Tahun 1980 – 1983
7.
Drs. Moch. Soechri Sasmitho Tahun 1983 – 1985
8.
Drs. La Ode Aki Tahun 1985 – 1987
9.
Drs. Soediharto Tahun 1987 – 1989
10.
Drs. Hengky Kailola Tahun
1989 – 1992
11.
Drs. Djudju Djuanedi Tahun 1992
– 1995
12.
Drs. M. Hidayat Sasmitadipraja Tahun 1995 – 1998
13.
S. Soedarmadji, S.H. Tahun 1998
– 2000
14.
Drs.zainudin Lubis, AK.MSi. Tahun 2000 – 2002
15.
Drs.abdul Rachman MM. Tahun 2002 – 2004
16.
Drs. Achmad Sobari Tahun
2004 – 2005
17.
Drs. Herman Tahun 2005 – 2006
18.
Drs. Samun Subrata Tahun
2006 – 2008
19.
Drs.Rusmah Manik, AK. M.Sc. Tahun 2008 – 2009
20.
Drs. Pamudji, M.M. 30 – 09
– 2009
21.
Drs.Menas Manihuruk 01 – 02 –
2011
22.
Ir. Dadang Kama Permana, M.Si 01 – 02 – 2011 s.d 31 Mei
2011
23.
A. furkon, S.E, M.Si. 01 – 06 –
2011 s.d sekarang
KEDUDUKAN,
TUGAS POKOK, FUNGSI, SUSUNAN ORGANISASI DAN URAIAN TUGAS KPP TASIKMALAYA
3.1 Kedudukan
a.
Kantor Pelayanan Pajak Pratama yang
selanjutnya di sebut KPP Pratama adalah instansi vertical DJP yang berada di
bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Kepala Kantor Wilayah.
b.
KPP Pratama di pimpin oleh seorang
kepala.
3.2 tugas Pokok
KPP PRatama
mempunyai tugas melaksanakan Penyuluhan, Pelayanan, dan Pengawasan wajib pajak
dibidang Pajak Penghasilan, Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Penjualan atas
Barang Mewah, Pajak Tidak Langsung Lainnya,
Pajak Bumi dan Bangunan serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan
dalam wilayah wewenangnya berdasarkan Pengaturan Perundang-undangan yang
berlaku.
|
3.3 Fungsi
Dalam
melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 35, KOO Pratama
menyelenggarakan Fungsi:
a.
Pengumpulan, pencarian dan pengolahan
data,pengamatan potensi perpajakan, penyajian informasi perpajakan, pendataan
objek dan subjek pajak, serta penilaian objek pajak Bumi dan Bangunan,
b.
Penetapan dan penerbitan produk hokum
perpajakan
c.
Pengadministrasian dokumen dan berkas
perpajakan, penerimaan dan pengolahan surat pemberitahuan, serta penerimaan
surat lainnya.
d.
Penyuluhan perpajkan.
e.
Pelaksanaan registrasi wajib pajak
f.
Pelaksanaan registrasi ekstentifikasi
g.
Penatausahaan piutang pajak dan pelaksanaan
penagihan pajak.
h.
Pelaksanaan pemeriksaan pajak
i.
Pengawasan kepatuhan kewajiban
perpajakan wajib pajak.
j.
Pelaksanaan konsultasi perpajakan.
k.
Pelaksanaan intensifikasi
l.
Pelaksanaan administrasi KPP Pratama.
3.4 Susunan Organisasi dan Uraian Tugas
KPP Tasikmalaya
Kantor pelayanan
pajak di lingkungan kantor wilayah DJP di jelaskan bahwa struktur organisasi
KPP model lama seperti KPP Tasikmalaya dipimpin oleh seorang kepala kantor yang
dibagi atas beberapa seksi yaitu sebagai berikut:
1.
Kepala KPP Pratama Tasikmalaya
Kepala
kantor mempunyai tugas utama yaitu mengkoordinasikan dan mengendalikan kegiatan
operasional pelayanan perpajakan di bidang pajak penghasilan, pajak bumi dan
bangunan, pajak pertambahan nilai/pajak penjualan barang mewah dan pajak tidak
langsung lainnya berdasarkan perundang-undangan perpajakan untuk meningkatkan
kepatuhan pemenuhan kewajiban pajak.
Uraian
tugas kepala KPP Pratama secara terperinci adalah sebagai berikut:
a. Menetapkan
rencana kerja KPP Pratama agar pelaksanaan tugas pelayanan perpajakan dapat
berjalan lancar.
b. Menyusun
rencana pengamanan penerimaan pajak berdasarkan potensi pajak, perkembangan
kegiatan ekonomi keuangan dan realisasi penerimaan tahun lalu.
c. Mengkordinasikan
dan mengendalikan pembuatan risalah perincian dasar pengenaan pemotongan atau
pemungutan pajak atas permintaan wajib pajak berdasarkan hasil perhitungan
ketetapan pajak.
d. Mengkordinasikan
dan mengendalikan pelaksanaan tugas para tenaga fungsional pajak dan para
tenaga pejabat juru sita pajak Negara guna meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
e. Mengkordinasikan
dan mengendalikan tugas di bidang tata usaha kepegawaian, keuangan dan rumah
tangga dalam menunjang pelaksanaan tugas KPP Pratama.
2.
Kepala Seksi Pelayanan
Kepala
seksi pelayanan mempunyai tugas yaitu melakukan penetapan dan penerbitan produk
hokum perpajakan, pengadministrasian dokumen dan berkas perpajakan,
mengkoordinasikan penerimaan dan pengelolaan SPT Masa, SPT Tahunan, dan
surat dinas lainnya, penyuluhan
perpajakan, mengkordinasikan pelayanan permohonan pendaftaran NPWP dan PNKP
seta penghapusan NPWP atau pencabutan pengukuhan pengusaha kena pajak,
pelayanan wajib pajak dalam rangka melaporkan pajak yang telah disetor dan
laporan pajak nihil (wajib pajak tidak ada kegiatan dalam usaha), mutasi pajak,
serta melakukan kerjasama perpajakann. Juga mempunyai keweenangan dalam
penerimaan dan penolakan SPT Masa serta SOT Tahunan, penelitian formal
permohonan keberatan/ pengurangan sanksi administras/pembetulan SKP, legalisasi
Surat Keterangan Terdaftar (SKT), surat keterangan domisili (SKD), penerimaan
permohonan pajak bumi dan bangunan (PBB) / Bea Perolehan Hak Tanah dan
Bangunan (BPHTB), penelitian formal atas
permohonan keberatan/pengurangan pokok ketetapan/pengurangan atas benda
administrasi PBB dan atau BPHTB, penerimaan dan penelitian berkas.
3.
Kepala Seksi ekstensifikasi
Kepala
seksi ekstensifikasi mempunyai tugas melakukan pengamatan potensi perpajaka,
membuat dan Subjek PBB, Rencana Kerja Pencarian Data, dan Rencan Kerja
Penyandingan NOP dan NPWP, melaksanakan tugas penilaian individualobjek PBB
Potensial, melaksanakan penyusunan Zona Nilai Tanah, membuat daftar biaya
komponen bangunan, melaksanakan pendataan dan menatausahakan hasil pendataan
objek dan subjek PBB, melaksanakan pencarian data potensi perpajakan dalam rangka
ekstensifikasi.
4.
Kelompok Jabatan Fungsional Pemeriksa
Kelompok
jabatan Fungsional Pemeriksa mempunyai tugas melakukan kegiatan pemeriksaan
kepada wajib pajak berdasarkan bukti permulaan dan usulan pemeriksaan dari account representative.
5.
Account
Representative (AR)
AR
secara konsep AR mempunyai kewajiban untuk melaksanakan tugas pembinaan dan
pengawasan terhadap wajib pajak berdasarkan wilayah tertentu. Dengan konsep
tersebut, maka pembentukan AR bertujuan agar proses pemenuhan kewajiban
perpajakan wajib pajak dapat terpantau secara efektif dan efisien, dari konsep
dan di bentuknya AR tersebut diatas, maka diharapkan AR setidaknya memiliki
cirri-ciri sebagai berikut:
-
Mengenal secara baik kondisi usaha Wajib
Pajak yang menjadi tanggung jawabnya.
-
Melaksanakan pengawasan prima karena AR
menguasai bidangnya.
-
Membiarkan konsultasi kepada wajib pajak
secara dini agar terhindar dari sanksi perpajakan
-
Menginformasikan ketentuan-ketentuan
perpajakan terkini.
-
Setiap AR bertanggung jawab atas
sejumlah tertentu wajib pajak.
-
Memiliki akses terhadap rekening (taxpayer;s account) dan database wajib
pajak.
BAB
IV
PELAKSANAAN
PRAKTEK KERJA INDUSTRI
(PRAKERIN)
4.1 Tujuan Pelaksanaan Praktek Kerja
Industri
Dalam menempuh
pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan di tuntut untuk memiliki keahlian dan
keterampilan kerja di dunia usaha.
Dengan
diadakannya Praktek Kerja Industri (Prakerin) sekolah itu melatih kita untuk
dapat bekerja di dunia usaha, dan prakerin itu sendiri bertujuan melatih kita
terhadap situasi dunia usaha, melatih mental kita menghadapi kerasnya dunia
usaha, dan yang lebih penting lagi berusaha mencari ilmu dan pengalaman yang
tidak kita peroleh di sekolah.
4.2 Hasil Pelaksanaan Praktek Kerja
Industri
Hasil yang
didapatkan dari kegiatan Prakerin adalah kita dapat mengetahui keadaan sauatu
perusahaan atau lembaga yang kita tempati pada saat Prakerin, dan berusaha
memahami sifat-sifat dari perusahaan dan kita akan mendapatkan pengalaman
tambahan olmu berupa pelakaran atau etika di tempat kerja.
Maka kegiatan Prakerin
ini wajib di laksanakan oleh setiap Sekolah Menengah Kejuruan yang tujuan dari
sekolah adalah tanpa harus melanjutkan ke Universitas (Kuliah).
|
4.3 Waktu Pelaksanaan Praktek Kerja
Industri
Waktu
pelaksanaan Praktek Kerja Industri sangat umum dilaksanakan pada saat kelas 2,
tetapi hal ini tergantung pada kebijakan setiap pihak sekolah.
Di SMKN 1
Kadipaten pelaksanaan prakerin di lakukan oleh setiap siswa kelas 3 semester 1.
Yang lamanya pelaksanaan selama 3 bulan mulai bulan juni sampai awal oktober.
Pada tahun
pelajaran 2011-2012 kami melaksanakan prakerin selama 3 bulan yang mulai
pelaksanaannya pada tanggal 4 Juli dan berakhir pada tanggal 4 Oktober 2011.
4.4 Proses Kegiatan Praktek Kerja
Industri
Pada awal
kegiatan praktek Kerja Industri kami di tempatkan di beberapa bagian,
diantaranya:
1.
Di bagian Arsip yang di pimpin oleh
Bapak Sukatma.
2.
Di bagian Ekstensifikasi yang dipimpin
oleh Bapak Munir Alriza ST.MT
3.
Di bagian pemeriksaan dan fungsional
yang di pimpin oleh Wanwan
4.
Di bagian pelayanan yang di pimpin oleh
Surlanto, S.Sos.
Pada hari pertama kerja kami mempelajari kegiatan
atau fungsi dari bidang yang menjadi tempat kami melaksanakan prakerin.
Sekaligus perkenalan engan oara pegawai dan para siswa peserta prakerin di KPP
Tasikmalaya yang sudah lebih dulu melaksanakan.
Di Kantor Pelayanan Pajak Pratama ada 23 siswa siswi
dari 4 sekolah yang melaksanakan kegiatan prakerin. Berikut rinciannya:
1.
6 siswi dari SMKN 1 Ciamis yang melaksanakan
prakteknya selama 3 bulan yang selesai pada akhir bulan September.
2.
6 siswi dari SMK YAPSIPA Tasikmalaya
yang melaksanakan prakteknya selama 4 bulan dari bulan Juli sampai dengan akhir
bulan Oktober.
3.
4 siswa-siswi dari SMK Nurul Huda yang
hanya melaksanakan praktek selama 2 bulan dari bulan Juli sampai bulan Agustus.
4.
7 siswi dari SMKN 1 Kadipaten kelas
Malausma yang melaksanakan praktek selama 3 bulan dari tanggal 4 Juili dan
berakhir pada tanggal 4 bulan Oktober.
Dengan adanya sistem rolling kami tidak hanya
melaksanakan satu bidang saja, tetapi kami harus berpindah ruangan sesuai
dengan jadwal yang telah di tetapkan oleh pembimbing di Kantor Pelayanan Pajak
Pratama Tasikmalaya.
KEGIATAN
YANG DI LAKSANAKAN SELAMA PRAKERIN
Selama melaksanakan
prakerin banyak sekali kegiatan yang kami lakukan dan kami akan membuat
rangkaiannya dalam uraian sebagai berikut:
1. Senam
pagi
Kegiatan ini
rutin dilakukan oleh kami dan para pegawai lainnya setiap hari jumat, biasanya
dilaksanakannya sekitar 1 jam dari mulai 07.00 – 08.00 WIB.
2. Melakukan
penyortiran
Aktifitas yang
sering kami lakukan di KPP Tasikmalaya itu menyortir SPT masa PPH diantaranya:
a.
Menyortir SPT masa PPH Pasal 21/26
b.
Menyortir SPT masa PPn/PPnB
c.
Menyortir SPT pasal 25
d.
Menyortir SPT pasal 4 ayat 2
3. Mengentri
data
Dalam mengentri
data, yaitu menggunakan aplikasi internet exploler. Sebelum melakukan
pengentrian data (SPT) tersebut harus di temple barcode terlebih dahulu untuk
di cek oleh alat sensor (scanner) supaya bisa dikemas dan dikirim ke KPPDDP.
|
4. Melakukan
perekaman SPT
Kegiatan ini
hampir setiap hari kami lakukan di KPP Pratama Tasikmalaya. Dalam melakukan
perekaman ini ada beberapa cara diantaranya:
1.
Melakukan perekaman SPT KPP Tasikmalaya
ke dalam penerimaan aplikasi dropbox, setelah itu melakukan penelitian
kelengkapan data dan memberikan tanda BPS atas SPT tersebut.
2.
Melakukan perekaman KPP lain. Dalam
melakukan perekaman KPP lain itu hampir sama dengan perekaman KPP sendiri (KPP
Tasikmalaya) tetapi yang membedakannya, setelah dilakukan perekaman di aplikasi
dropbox, yaitu:
-
Memberikan No terhadap surat pengantar
-
Mencetak surat pengantar KPP yang
bersangkutan
5. Melakukan
pencetakan
a.
SPT yang sudah di rekam di aplikasi
dropbox, kemudian dilakukannya pencetakan BPS biasanya menggunakan aplikasi
Mozila dan internet exploler.
b.
Melakukan pencetakan SPT masa bulanan.
6. Mendisposisikan
surat
Kegiatan ini
merupakan kegiatan yang hampir setiap hari kami kerjakan karena setiap hari
selalu ada surat masuk dan surat keluar yang harus di catatkan di buku
disposisi masing-masing bidang.
7. Memeriksa
kesehatan printer
Melakukan
periksaan kesehatan printer ini apabila printer mengalami penolakan perintah.
Kami di tugaskan untuk memeriksa keadaan tersebut tetapi kegiatan ini sangat
jarang kami lakukan.
8. Melakukan
penyettingan jaringan LAN
Melakukan penyettingan
jaringan LAN dalam mengkonfirmasikan TCP/IP. TCP/IP harus dikonfirmasikan
dahulu sebelum agar bisa berkomunikasi di dalam jaringan komputer.
Setiap kartu
jaringan computer yang telah di install memerlukan IP address dan subnet mask.
IP address harus berbeda dengan computer lain. Subnet mask digunakan untuk
membedakan network ID dari host ID.
Prosedur yang
dilakukan untuk menginstall IP address adalah sebagai berikut:
1.
Buka control panel dan dubel klik icon
network
2.
Di dalam tab configuration, klik TCP/IP
yang ada dalam daftar untuk kartu jaringan yang telah di install.
3.
Klik properties.
4.
Di dalam tab IP address, akan diperoleh
melalui DHCP. DHCP berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada
computer yang menggunakan protocol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi
Clien-server dimana DHCP server menyediakan suatu kelompok IP address yang
dapat diberikan pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini, DHCP hanya
meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP addreses ini berlangsung
secara dinamis, IP address dan subnet mask di isi secara manual.
5.
Klik OK
6.
Jika diperlukan masuk kembali ke dalam
kotak dialog TCP IP Properties. Klik tab gateway, masukan nomor alamat server,
kemudian klik OK.
KESIMPULAN,
SARAN, DAN PENUTUP
6.1 Kesimpulan
Setelah
melaksanakan proses kegiatan prakerin, maka kami dapat menyimpulkan beberapa
hal antara lain sebagai berikut:
1.
Kegiatan prakerin merupakan kegiatan
yang positif bagi setiap Siswa Menengah Kejuruan (SMK) karena dengan kegiatan
ini dapat meningkatkan kompetensi siswa.
2.
Kegiatan prakerin merupakan media promosi
kemampuan siswa sebagai tenaga kerja yang matang dalam menyongsong dunia kerja.
3.
Kegiatan prakerin memberikan kesempatan
nyang seluas-luasnya bagi siswa SMK untuk menunjukan kemampuannya pada industry
atau perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja yang kompeten di bidang teknologi
informasi.
4.
Kegiatan prakerin ini memberikan
kesempatan yang seluas-luasnya bagi siswa SMK untuk mengembangakan kemampuan
sesuai dengan kompetensi masing-masing.
6.2 Saran
Setelah
melaksanakan proses pembuatan laporan prakerin, maka kami mempunyai saran yang di
sampaikan antara lain:
1.
|
2.
Sekolah hendaknya membekali ilmu-ilmu
dasar yang banyak di aplikasikan di dunia kerja, sehingga pada saat siswa
melaksanakan kegiatan prakerin,siswa tidak banyak menghadapi kendala yang
berhubungan dengan materi akademis, yang oada kenyataanya siswa masih di
bingungkan dengan masalah yang di hadapi di dunia usaha, memperbanyak frekuensi
bimbingan dan pengawasan kegiatan prakerin dan merencanakan program tindak
lanjut dari kegiatan prakerin sebagai media promosi kemampuan dan kompetensi
siswa.
3.
Sekolah hendaknya memberikan alternatif
pelajaran kepada siswa yang sedang prakerin agar pelajaran yang harus di
pelajari pada saat siswa telah selesai melaksanakan prakerin hanya tinggal
melanjutkan saja.
6.3 Penutup
Alhamdulillah,
laporan inikami susun secara sistematis mengenai semua kegiatan yang kami
lakukan selam melaksanakan kegiatan praktek kerj industry di Kantor Pelayanan
Pajak Pratama Tasikmalaya.
Hal ini
mewujudkan ketertarikan dan keterpaduan antara pelajaran sekolah dengan
kebutuhan dunia usaha yang pada gilirannya di harapkan agar siswa benarbenar
mampu dan terapil serta memiliki terampil profil kemampuan maksimal yang dapat
di andalkan untuk memasuki dunia kerja.
Semua itu dapat
terwujud jika siswa dapat menyerap ilmu yang diberikan oleh pihak Kantor
Pelayanan Pajak Pratama secara maksimal.
Semoga laporan
ini dapat bermanfaat bagi semua pihak, kami ucapkan terima kasih.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar